Abdul Rasid: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu, Manfaatkan Empat Tahun di Unikarta

0
Sharing

Rahimnews.id — Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) 2026 menjadi momen bagi Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid untuk menitipkan pesan kepada ratusan mahasiswa baru.

Alumni Unikarta itu meminta mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah mereka dapatkan.

Menurutnya, dari sekitar 800 ribu penduduk Kutai Kartanegara, mahasiswa yang bisa mengenyam pendidikan tinggi merupakan kelompok yang patut bersyukur.

“Kalian ini orang-orang pilihan. Dari ratusan ribu penduduk Kukar, kalian mendapat kesempatan untuk kuliah. Maka kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Rasid dalam penutupan PKKMB Unikarta, Kamis (27/8/2026).

Bagi Rasid, masa kuliah bukan sekadar datang ke kelas, mengerjakan tugas, lalu pulang. Empat tahun di kampus, kata dia, merupakan waktu yang singkat untuk membangun pengetahuan, pengalaman, sekaligus menentukan arah masa depan.

Karena itu, ia mendorong mahasiswa aktif mencari pengalaman di luar ruang perkuliahan, termasuk melalui organisasi kemahasiswaan.

“Kalau ingin sukses, harus belajar sungguh-sungguh. Jangan hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu, kuliah pulang, kuliah pulang. Organisasi juga menjadi tempat untuk belajar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak kehilangan daya kritis selama berada di kampus. Sebagai calon penerus bangsa, mahasiswa dinilai memiliki peran penting untuk mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah.

“Mahasiswa harus kritis terhadap kebijakan pemerintah. Kalian adalah penerus bangsa. Gunakan masa muda ini untuk menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara,” katanya.

Pesan serupa disampaikan Rektor Unikarta Prof. Ince Raden. Ia mengapresiasi panitia PKKMB yang telah menjalankan rangkaian kegiatan dengan baik dan bertanggung jawab.

Menurut Ince Raden, kesempatan menjadi mahasiswa merupakan sesuatu yang harus dimanfaatkan untuk mengumpulkan ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin.

“Belajar itu bukan hanya untuk mengetahui, tetapi juga untuk mengubah perilaku. Ilmu yang diperoleh nantinya harus diamalkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, masa depan mahasiswa sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka lakukan hari ini. Karena itu, proses pendidikan di kampus tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik semata.

“Kita akan menjadi apa di masa depan, salah satunya ditentukan oleh bagaimana kita belajar hari ini,” kata Ince Raden.

Untuk mendukung mahasiswa, pihak Unikarta juga berencana membuka kesempatan beasiswa sebanyak-banyaknya agar semakin banyak mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan mereka.

Penutupan PKKMB tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Unikarta, jajaran pimpinan fakultas, serta sejumlah alumni Unikarta, termasuk Marwan. PKKMB 2026 ini turut dimeriahkan oleh penampilan Band Petala Borneo yang memukau mahasiswa baru dengan nyanyian khas Kutai. (*)


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *