FKPMB Demo KSOP Samarinda, Desak Larang Tugboat Melintas di Sungai Muara Berau

0
Sharing

Rahimnews.id — Forum Komunikasi Pemuda dan Mahasiswa Muara Badak (FKPMB) bersama elemen nelayan dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Senin (13/7/2026).

Mereka menuntut penghentian segera aktivitas kapal tugboat yang nekat melintasi Sungai Muara Berau karena dinilai ilegal dan mengancam keselamatan nelayan setempat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Forum FKPMB, Rahman, menegaskan bahwa jalur yang dilewati kapal-kapal penarik ponton batu bara tersebut belum mengantongi izin resmi sebagai alur pelayaran.

“Kami meminta KSOP Kelas I Samarinda tegas melarang kapal-kapal tugboat melewati Sungai Muara Berau di Desa Muara Badak Ulu. Tolong lewat alur pelayaran resmi! Kehadiran mereka jelas-jelas mengganggu aktivitas melaut dan mengancam keselamatan para nelayan,” ujar Rahman di sela-sela aksi.

Menurut Rahman, aksi turun ke jalan ini merupakan klimaks dari keresahan masyarakat pesisir. Sebelumnya, pihak nelayan telah melaporkan masalah ini dan bahkan sempat melakukan mediasi. Namun, karena tidak ada perubahan di lapangan dan kapal tugboat tetap bebas melintas, FKPMB bersama aliansi mahasiswa akhirnya memutuskan melakukan demonstrasi.

Aksi unjuk rasa ini berjalan dengan damai. FKPMB menekankan bahwa penyampaian aspirasi ini dijamin oleh UUD 1945 sebagai upaya mendorong penegakan aturan pelayaran dan menjaga Sungai Muara Berau yang merupakan ruang hidup dan sumber mata pencaharian utama masyarakat pesisir.

FKPMB juga mendesak otoritas terkait untuk tidak menutup mata terhadap pelanggaran alur pelayaran ini.

Melalui Korlap Rahman, FKPMB mendorong KSOP Kelas I Samarinda segera mengambil tindakan nyata dan menerbitkan larangan resmi.

“Langkah tegas ini kita nilai sangat mendesak demi memberikan kepastian hukum bagi seluruh pengguna alur laut sehingga juga mencegah terjadinya konflik horizontal yang berkepanjangan antara nelayan dan pihak perusahaan kapal,” tegas Rahman. (*)


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *