Adipt Maraja Lolos Verifikasi, Bakal Jadi Calon Tunggal Ketum HIPMI Bontang 2026–2029

0
Sharing

SAJAK.ID – Bursa pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bontang periode 2026–2029 mengerucut pada satu nama.

Dari enam bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran, hanya Adipt Maraja yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan lolos verifikasi, sehingga berpeluang besar terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) IX yang dijadwalkan berlangsung 8 Agustus 2026.

Ketua Steering Committee (SC) Muscab IX BPC HIPMI Kota Bontang, Sudirman Saddu, mengatakan proses verifikasi dokumen yang berakhir pada Jumat (10/7/2026) pukul 21.30 WITA dilakukan secara ketat sesuai ketentuan organisasi. Dari 12 hingga 13 persyaratan yang wajib dipenuhi, hanya Adipt Maraja yang berhasil melengkapi seluruh dokumen.

“Dari total enam bakal calon yang mengembalikan formulir, hanya saudara Adipt Maraja yang dokumennya dinyatakan memenuhi seluruh kriteria dan lolos verifikasi,” ujarnya saat membacakan Berita Acara Penetapan dalam konferensi pers, Sabtu (11/7/2026).

Sementara itu, lima bakal calon lainnya, yakni Ahmad Nugraha, Satriana Taddu, Yusril Ihza Mahendra, Imam Ahmad Riskan, dan Tri Ismawaty, dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan administratif.

Salah satu kendala terbesar yang menyebabkan sebagian besar bakal calon gagal adalah syarat minimal memperoleh 25 surat dukungan anggota. Yusril Ihza Mahendra, misalnya, hanya mengumpulkan 21 surat dukungan atau kurang empat dukungan dari batas minimal. Sebaliknya, Adipt Maraja mengantongi 64 surat dukungan sah.

Secara keseluruhan, panitia menerima 96 surat dukungan. Namun, sebagian di antaranya dinyatakan tidak valid atau tidak dapat diverifikasi sehingga tidak dapat dihitung sebagai dukungan sah.

Selain persoalan dukungan, sejumlah bakal calon juga gagal memenuhi persyaratan administrasi lainnya, seperti kelengkapan legalitas perusahaan, sertifikat Diklatcab, draf visi dan misi, hingga Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Terkait biaya pendaftaran sebesar Rp50 juta yang telah disetor masing-masing bakal calon, panitia menegaskan seluruh penggunaan dana akan dikelola secara transparan dan akuntabel. Apabila terdapat sisa anggaran pelaksanaan Muscab, dana tersebut akan dicatat dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan diserahkan kepada kepengurusan HIPMI Bontang periode berikutnya untuk mendukung program organisasi.

Meski hanya menyisakan satu calon, tahapan Muscab tetap berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI. Dalam waktu dekat, panitia akan melakukan asistensi dengan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Kalimantan Timur, kemudian menggelar rapat pleno untuk menetapkan jumlah hak suara peserta, baik Hak Suara Penuh maupun Hak Suara Peninjau.

Dengan status sebagai calon tunggal yang lolos verifikasi, Adipt Maraja diprediksi akan melenggang mulus menjadi Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bontang periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi pada Muscab IX yang digelar di Auditorium Tiga Dimensi, Kota Bontang. (*)


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *