Jetty Diduga Ilegal di Anggana Beroperasi Lagi, SEMMI Kukar Bakal Gelar Aksi di Polres dan Polda
Rahimnews.id – Dugaan beroperasinya kembali jetty ilegal di Kecamatan Anggana memicu perhatian terhadap lemahnya penegakan hukum dan pengawasan.
Aktivitas yang diketahui sebelumnya sempat dihentikan itu kini disebut kembali berjalan tanpa izin. Hal ini menurut Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kukar mengindikasikan adanya pembiaran hingga potensi kegagalan sistem dalam mencegah praktik ilegal berulang.
Ketua Umum SEMMI Cabang Kutai Kartanegara, Faisal, menilai kondisi tersebut tidak bisa ditoleransi.
Ia menegaskan, berulangnya pelanggaran yang sama bukan hanya menjadi tanggung jawab pelaku, tetapi juga mencerminkan lemahnya keseriusan negara dalam bertindak.
“Ini bukti bahwa penegakan hukum belum menyentuh akar persoalan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang terus berulang,” tegas Faisal.
SEMMI mendesak aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dengan menelusuri aktor di balik beroperasinya kembali jetty ilegal tersebut.
Selain itu, mereka meminta penutupan permanen tanpa celah serta keterbukaan informasi kepada publik terkait pihak-pihak yang terlibat.
Tak hanya itu, SEMMI juga mengancam akan menggelar konsolidasi besar bersama masyarakat, pemuda, dan mahasiswa se-Kukar untuk turun ke jalan.
Aksi demonstrasi direncanakan berlangsung di Polres Kutai Kartanegara dan Polda Kalimantan Timur sebagai bentuk tekanan agar aktivitas ilegal tersebut dihentikan.
Faisal menambahkan, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan menjadi langkah mendesak guna mencegah praktik serupa terus berulang.
Menurutnya, tanpa tindakan nyata, pelanggaran akan terus terjadi dan merugikan masyarakat.
“Jika tidak ada tindakan nyata, maka pelanggaran akan terus hidup. Negara harus hadir dengan tegas, tanpa kompromi. Kami siap berdemonstrasi menyuarakan keresahan masyarakat, khususnya di Anggana,” tutupnya. (*)
