RDP Komisi III Bahas Kerusakan Ratusan LPJU di Anggana
Rahimnews.id – Sekitar 400 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kecamatan Anggana dilaporkan dalam kondisi mati dan membutuhkan perbaikan. Persoalan tersebut dibahas DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) bersama pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (2/11/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Kukar itu membahas pemeliharaan dan rencana pemasangan LPJU di Kecamatan Anggana.
Anggota DPRD Kukar, Herry Asdar, mengatakan laporan kerusakan disampaikan pihak kecamatan dan beberapa perwakilan desa. Mereka meminta DPRD menggelar RDP dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mencari penyelesaian.
“Ada sekitar 400 titik LPJU yang sudah terpasang, tetapi sekarang mati dan perlu diperbaiki,” ungkap Herry setelah rapat.
Dia menyebutkan, pembahasan menghasilkan kesepakatan untuk menyiapkan anggaran pemeliharaan. Namun, kebutuhan anggaran secara keseluruhan masih harus dihitung berdasarkan kondisi masing-masing titik.
“Kami masih mengecek laporan untuk mengetahui berapa kebutuhan anggarannya. Dari dinas terkait juga sudah ada alokasi untuk pemeliharaan,” katanya.
Herry menjelaskan, kondisi LPJU yang mengalami kerusakan cukup beragam. Sebagian lampu mati, sementara lainnya mengalami kerusakan atau kehilangan komponen.
Karena itu, petugas perlu melakukan pemeriksaan langsung sebelum menentukan bentuk penanganan dan kebutuhan anggaran.
Dia mengatakan, alokasi pemeliharaan tidak hanya tersedia untuk Kecamatan Anggana. Dinas Perhubungan telah membagi anggaran berdasarkan zona sehingga perbaikan juga akan dilakukan di kecamatan lain.
“Setiap zona memiliki alokasi anggaran masing-masing. Jadi, perbaikan tidak hanya di Anggana, tetapi juga wilayah lainnya,” jelasnya.
Selain perbaikan, DPRD Kukar juga mendukung keberlanjutan pemasangan LPJU baru setiap tahun. Sementara itu, perencanaan anggaran untuk 2027 masih dalam pembahasan.
Dalam RDP tersebut hadir Ketua Komisi III DPRD Kukar Farida, Sekretaris Komisi Fachruddin, Asnawi Sultan, Herry Asdar, serta sejumlah anggota dewan lainnya.
Herry menilai penerangan jalan termasuk kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi pemerintah daerah, terutama bagi masyarakat di kawasan pesisir.
“Intinya, DPRD Kukar mendukung pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir,” tutupnya. (Adv/Sh)
