Bantuan Karhutla Rp15 Miliar Dinilai Terbatas Ahmad Yani Minta Dukungan Tambahan
Rahimnews.id – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut dia, bantuan Presiden sebesar Rp15 miliar yang diterima Kukar masih terbatas untuk menangani besarnya kerugian dan dampak kebakaran.
“Kami berharap ada tambahan anggaran karena penanganan karhutla membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujarnya Senin 2 November 20206.
Ahmad Yani mengatakan bantuan pemerintah pusat tetap menjadi dukungan penting bagi Kukar. Namun, ia menilai penanganan karhutla membutuhkan anggaran yang mencakup berbagai tahapan, mulai dari pemadaman hingga pemulihan kondisi lingkungan.
Menurut dia, pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap lahan yang rusak, dampak kesehatan yang dialami masyarakat, serta penghijauan kembali kawasan hutan yang terdampak kebakaran.
Ia menilai langkah pemulihan tersebut perlu menjadi bagian dari penanganan karhutla agar dampaknya tidak berhenti menjadi persoalan setelah api berhasil dipadamkan.
Selain meminta tambahan anggaran, Ahmad Yani berharap pemerintah pusat memenuhi hak-hak daerah. Ia mengatakan dukungan fiskal yang cukup akan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menjalankan pembangunan sekaligus menangani kebutuhan akibat bencana.
Ia juga mengingatkan agar bantuan Rp15 miliar yang sudah diterima Kukar digunakan secara optimal sesuai kebutuhan di lapangan.
“Bantuan ini kami syukuri. Harapannya, anggaran bisa digunakan sebaik mungkin dan ada dukungan lanjutan untuk pemulihan,” tuturnya. (Adv/Sh)
