KNPI Loa Janan Tanggapi Rencana Penggusuran Warga di Taman Hutan Raya

0
Sharing

Rahimnews.id – Polemik penggusuran warga yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) oleh pihak Ibu Kota Nusantara (IKN) menuai perhatian berbagai pihak.

Menyikapi situasi tersebut, Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Loa Janan, Muhammad Hasbi mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog terbuka demi mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Hasbi menyampaikan bahwa persoalan ini tidak dapat diselesaikan secara sepihak tanpa mempertimbangkan aspek sosial, historis, dan kemanusiaan.

“Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, otoritas IKN, maupun perwakilan warga, untuk duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Hasbi menekankan pentingnya transparansi data terkait status lahan serta sejarah keberadaan warga di kawasan tersebut.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci dalam memahami akar persoalan dan mencegah kesalahpahaman yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami meminta agar data terkait sejarah pemukiman warga, dan perubahan” peta yang pernah terjadi terkait luasan wilayah tahura dibuka secara jelas kepada publik.” tegasnya.

Ia menilai, dengan begitu, solusi yang diambil dapat dipertanggungjawabkan dan diterima semua pihak.

Hasbi juga berharap pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial yang dirasakan masyarakat.

Ia juga berharap, upaya relokasi, jika diperlukan, harus dilakukan secara manusiawi dan melibatkan warga dalam proses pengambilan keputusan.

“Ayo sama-sama kita dorong terciptanya penyelesaian yang damai dan berkeadilan,” tutupnya. (*)


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *