Kepala Dispora Kukar Dorong Pemanfaatan Graha Pemuda di Kecamatan
Rahimnews.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat kecamatan untuk segera mengoptimalkan penggunaan Graha Pemuda atau sekretariat organisasi yang telah disediakan di berbagai wilayah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa sejumlah gedung sekretariat KNPI di tingkat kecamatan hingga kini masih belum dimanfaatkan secara maksimal.
Padahal, kata dia, fasilitas tersebut disiapkan sebagai pusat aktivitas organisasi dan motor penggerak kegiatan kepemudaan di daerah.
“Dengan adanya sekretariat yang selama ini belum dimaksimalkan, kami mendorong agar itu segera difungsikan. Karena di beberapa kecamatan sudah ada yang memanfaatkan sekretariat untuk kegiatan masing-masing,” ujar Aji Ali, Senin (5/5/2025).
Menurutnya, langkah konkret telah diambil pasca pelantikan pengurus KNPI kecamatan. Dispora langsung bertemu dengan para ketua KNPI tingkat kecamatan untuk membahas dan menyepakati pemanfaatan gedung yang tersedia, termasuk dalam hal perawatan dan penyediaan fasilitas dasar.
“Kami sudah bersepakat, gedung-gedung yang belum digunakan agar secepatnya dimanfaatkan untuk kegiatan organisasi dan kepemudaan,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Aji Ali memastikan bahwa Dispora Kukar siap membantu pemenuhan kebutuhan dasar seperti penerangan, air bersih, dan fasilitas penunjang lainnya agar sekretariat bisa berfungsi optimal sebagai pusat kegiatan dan koordinasi.
“Kami juga akan bantu terkait kebutuhan lampu, air, dan sebagainya agar aktivitas di sekretariat berjalan lancar,” kata Aji Ali.
Ia menambahkan bahwa pengaktifan sekretariat ini bukan sekadar simbol keberadaan organisasi, tetapi menjadi indikator penting dari semangat dan keberlanjutan aktivitas kepemudaan di level akar rumput. Dispora memandang hal ini sebagai bagian dari tugas utamanya dalam membina dan mengembangkan potensi pemuda Kukar secara menyeluruh.
“Pemanfaatan sekretariat ini juga menjadi salah satu indikator kebangkitan organisasi di level bawah. Jangan sampai gedungnya ada, tapi tidak hidup,” pungkas Aji Ali. (Adv)
