Normalisasi Sungai Belayan Jadi Prioritas Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut untuk Tangani Gangguan Navigasi

0
Sharing

RAHIMNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera melaksanakan normalisasi Sungai Belayan untuk mengatasi gangguan navigasi yang mengakibatkan kapal sering kandas pada saat air surut.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kembang Janggut, Suhartono, menjelaskan bahwa normalisasi ini bertujuan untuk memperbaiki aliran sungai, meningkatkan kelancaran transportasi air, dan mendukung perekonomian lokal yang bergantung pada jalur sungai tersebut.

“Masalah kapal yang kandas terjadi saat air surut, mengganggu kelancaran transportasi air yang sangat penting bagi masyarakat di sepanjang sungai,” ungkap Suhartono.

Untuk itu, proyek normalisasi ini diharapkan dapat memperlancar arus sungai dan mendukung efisiensi distribusi barang dan jasa, yang selama ini mengandalkan jalur air.

Fokus utama proyek ini adalah tiga desa yang terletak di sepanjang Sungai Belayan, yakni Desa Kelekat, Desa Bukit Layang, dan Desa Longbleh Modang. Ketiga desa ini sering mengalami gangguan dalam navigasi sungai, sehingga normalisasi sungai dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan kapabilitas transportasi air di wilayah tersebut.

Suhartono juga menambahkan bahwa proyek ini melibatkan berbagai pihak, seperti BPBD Kukar, Badan Wilayah Sungai (BWS) Kaltim, serta pemerintah desa dan sektor swasta.

“Normalisasi ini akan memberikan dampak positif bagi penduduk lokal dan pengguna sungai,” tutupnya.

Proyek ini masih dalam tahap persiapan bersama BPBD Kukar dan BWS Kaltim sebagai lembaga yang memimpin sektor ini. (Adv).


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *