Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari Kukar Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Masyarakat
Rahimnews.id – Menghidupkan semangat solidaritas, Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari menyalurkan sedikitnya 1.500 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Kukar.
Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari ini merupakan bentuk kolaborasi kemanusiaan untuk meringankan beban warga dhuafa.
Pembina Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari, Sayid Thoriq Assegaff, menyebutkan bahwa ibadah puasa merupakan sarana membentuk jiwa solidaritas.
Menurutnya, keberagamaan seseorang diuji melalui kepeduliannya terhadap sesama.
“Ketakwaan itu tidak hanya bersifat spiritual antara manusia dengan Allah, tetapi juga sosial. Rasa lapar saat puasa sejatinya adalah upaya agar kita mampu merasakan kondisi saudara kita yang kekurangan. Jangan sampai kita termasuk golongan pendusta agama karena tidak peduli pada kaum dhuafa,” ujar Sayid Thoriq dalam sambutannya, Selasa (7/4/2026).
Distribusi bantuan ini menyasar beberapa kelompok masyarakat meliputi Kelurahan Sukarame, Kelurahan Baru, dan Mangkurawang dan beberapa wilayah lain.
Program ini terlaksana berkat sinergi lintas sektor. Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari menggandeng sejumlah donatur dan mitra strategis, di antaranya Pupuk Kaltim, Harum Center Foundation, dan Laskar Kebangkitan Kutai (LKK).
Sayid Thoriq mengapresiasi kepercayaan para dermawan, termasuk dukungan dari Anggota DPRD Kaltim, M. Husni Fachruddin (Ayyub).
Mengingat luasnya jangkauan distribusi, pihak yayasan juga berkolaborasi dengan organisasi seperti Muslimah ABI Kukar dan DPP ABI Kukar. Hal ini dilakukan demi memastikan bantuan tepat sasaran dan merata.
“Kami menyadari keterbatasan SDM, maka kolaborasi ini penting agar distribusi menjangkau lebih banyak masyarakat. Amanah yang diberikan para donatur insyaallah kami pertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,” tambah Sayid Thoriq.
Acara pembukaan dihadiri oleh deretan tokoh antara lain, Sayid Thoriq Assegaff (Pembina Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari), M. Husni Fachruddin (Anggota DPRD Kaltim), Bayu Ramanda (Lurah Baru), Ahmad Fauzi (Ketua Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari), Perwakilan dari Syarifah Surradiah, Rabiatul Adawiyah. (*)
