Pemkab Kukar Gencarkan Perencanaan Ketenagakerjaan untuk Atasi Pengangguran, BPS Catat TPT Turun Jadi 4,05 Persen
Rahimnews.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) serius menggarap isu ketenagakerjaan dengan menyusun Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD). Langkah strategis ini bertujuan untuk menekan angka pengangguran di Kukar, yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 4,05 persen, menurun 0,09 persen dari Desember 2022.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah dalam acara Sosialisasi RTKD di Hotel Grand Fatma, Rabu (18/6/25), menekankan pentingnya penyusunan RTKD secara sistematis dan melibatkan berbagai pihak.
“Untuk itu penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) harus dilakukan secara sistematis dan melibatkan berbagai pihak,” ujar Sunggono.
RTKD disusun untuk mendata dan menganalisis kebutuhan tenaga kerja secara komprehensif, termasuk jumlah angkatan kerja, sektor pekerjaan, dan proyeksi kebutuhan di masa depan.
Data ini akan menjadi bahan dasar untuk merumuskan kebijakan dan program strategis yang mendukung penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja, dan pengurangan pengangguran.
Peningkatan kualitas tenaga kerja juga menjadi fokus utama melalui program pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi. Hal ini untuk memastikan tenaga kerja siap menghadapi tantangan pasar kerja yang dinamis.
Sunggono juga menyoroti pentingnya sinergi antar stakeholder, melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam seluruh proses penyusunan dan implementasi RTKD.
Dalam implementasinya, RTKD akan dievaluasi dan dipantau secara berkala. Pemerintah Daerah berperan sebagai penyusun kebijakan, dunia usaha sebagai penyedia lapangan kerja dan kolaborator pelatihan, akademisi memberikan masukan ilmiah, dan masyarakat berpartisipasi dalam peningkatan keterampilan.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar dan menghadirkan narasumber Koordinator Perencanaan Tenaga Kerja Makro Pusat Perencanaan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Rini Nurhayati. (Adv)
