Layanan Door to Door Disdukcapil Kukar Tingkatkan Akurasi Data hingga 100 Persen

0
Sharing

Rahimnews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan inovasi terbaru dalam pelayanan administrasi kependudukan dengan mengembangkan program jemput bola metode door-to-door yang langsung mendatangi rumah warga, meningkatkan akurasi data hingga hampir 100 persen.

“Data anak-anak yang akan diterbitkan akta kelahirannya sudah kita rapikan dan klasifikasikan berdasarkan alamat desa, kelurahan, hingga RT,” ungkap Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto, saat diwawancarai pada Senin (28/4/2025).

Berbeda dari metode jemput bola konvensional yang mengumpulkan warga di satu titik seperti kantor desa atau kecamatan, pendekatan baru ini memungkinkan petugas untuk bekerja lebih fokus dan efisien dengan menyasar wilayah berdasarkan klasifikasi RT.

“Kalau kita sudah tahu ada 20 anak di satu RT, kita tidak perlu berpindah-pindah lokasi. Cukup konsentrasi di satu tempat saja,” jelasnya.

Iryanto menekankan bahwa tingkat akurasi data dengan metode ini mencapai hampir 100 persen karena sumbernya langsung dari pusat dan diverifikasi ulang saat kunjungan lapangan. Kasus yang tidak dapat langsung diproses biasanya hanya disebabkan oleh perpindahan domisili yang belum terupdate dalam sistem.

Inovasi ini juga membuat proses administrasi menjadi lebih praktis bagi warga. Saat petugas datang, warga cukup menunjukkan dokumen asli seperti buku nikah yang akan difoto langsung oleh petugas tanpa perlu menyediakan fotokopi.

“Kalau dulu kan warga harus menyiapkan fotokopi dan itu agak sulit, apalagi di desa yang tempat fotokopinya terbatas. Sekarang jauh lebih praktis, cukup difoto langsung oleh petugas,” katanya.

Pendekatan door-to-door ini juga mengurangi beban ekonomi warga, terutama yang berdomisili jauh dari kantor Disdukcapil, karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi atau fotokopi dokumen.

“Inovasi ini menjadi solusi nyata dalam meningkatkan pelayanan publik, sekaligus menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan pelosok,” pungkasnya. (Adv)


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *