400 Sekolah di Kukar Butuh Perbaikan
Rahimnews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen membenahi sekitar 400 sekolah dasar dan SMP yang membutuhkan perbaikan, meski menghadapi keterbatasan anggaran yang signifikan.
Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menjelaskan bahwa anggaran Disdikbud tahun 2025 sebesar 2,2 triliun rupiah tidak sepenuhnya dialokasikan untuk pembangunan sarana prasarana sekolah.
“Kalau dibelanjakan di sarpras semua terus bagaimana Gurunya enggak di bimtek, Ini nanti bagaimana sistem pengajar-pengajarannya,” kata Thauhid.
Thauhid mengungkapkan bahwa beban tetap dinas mencapai 1,8 triliun rupiah, dengan 1,2 triliun rupiah untuk gaji, belum termasuk dana BOS KAB, BOSNAS, BOS AFIRMASI, serta pembayaran air dan listrik yang total mencapai 1,7 hingga 1,8 triliun rupiah.
Peningkatan anggaran gaji disebabkan oleh penambahan lebih dari seribu tenaga P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Akibatnya, dari total anggaran 2,2 triliun rupiah, hanya tersisa sekitar 200 miliar rupiah untuk kegiatan lain termasuk belanja modal dan perbaikan fisik sekolah.
“Jangan lihat angka bulatnya. Kalau Disdik itu 2,3 triliun, lihat isinya apa,” tegas Thauhid.
Anggaran yang ada juga harus mencakup program unggulan Bupati Kukar seperti seragam gratis yang kembali dilaksanakan tahun ini, yang menjadi beban tetap tambahan bagi Disdikbud Kukar.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Disdikbud Kukar tetap berkomitmen untuk membenahi sarana prasarana pendidikan secara bertahap dengan anggaran yang tersedia. (Adv)
