Muara Muntai Prioritaskan Akses Air Bersih, Dua Desa Tertinggal Jadi Fokus Utama

0
Sharing

Rahimnews.id – Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, terus berupaya mengoptimalkan akses air bersih bagi seluruh warganya.

Saat ini, fokus utama diberikan pada Desa Batu dan Tanjung Batu yang masih tertinggal dalam hal ketersediaan air bersih yang memadai.

Camat Muara Muntai, Mulyadi, mengungkapkan bahwa hampir seluruh desa di kecamatan tersebut telah terlayani air bersih.

Namun, Desa Batu dan Tanjung Batu memerlukan perhatian khusus dan dukungan tambahan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang merata.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkim) berencana memberikan bantuan berupa penambahan daya mesin guna meningkatkan tekanan air di kedua desa tersebut.

Di sisi lain, tekanan air yang sangat kuat di pusat kecamatan, khususnya di Muara Muntai Kota, menyebabkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus mengatur jadwal aliran air. PDAM terpaksa mematikan aliran air pada malam hari untuk mencegah terjadinya kebocoran pada jaringan pipa.

“Biasanya, PDAM mematikan air sekitar pukul 11 atau 12 malam dan kembali mengalirkannya pukul 4 subuh,” terang Mulyadi.

Meskipun demikian, pasokan air bersih di Desa Pulau Harapan sudah tersedia dengan baik, menunjukkan kemajuan signifikan dalam program penyediaan akses air bersih di wilayah Muara Muntai.

“Saya berharap program ini menjadi prioritas agar warga di sana tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Mulyadi.

“Jaringan pipa di Desa Batu sebenarnya sudah ada sejak masa camat sebelumnya. Sekarang tinggal menunggu tambahan mesin agar tekanan airnya bisa mencukupi. Mudah-mudahan segera terealisasi,” pungkas Mulyadi. (Adv)


Sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *