Petani Milenial di Kelurahan Maluhu Dorong Inovasi Pertanian Lokal
RAHIMNEWS.COM – Kelurahan Maluhu di Kutai Kartanegara tak hanya mengandalkan kelompok tani tradisional, tetapi juga mengandalkan peran petani milenial untuk mendorong inovasi pertanian lokal.
Saat ini, terdapat dua petani milenial yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT), memainkan peran dalam pengembangan program-program kreatif di sektor pertanian.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengungkapkan bahwa petani milenial ini bahkan telah belajar dari luar daerah, termasuk Jepang dan Thailand, untuk mengadopsi teknologi dan metode pertanian modern.
“Mereka sampai belajar ke luar daerah seperti Jepang hingga Thailand,” ujarnya.
Dengan latar belakang dan pengalaman tersebut, petani milenial ini berhasil mengimplementasikan berbagai program inovatif yang memberikan dampak positif pada pengelolaan kelompok tani di Maluhu.
Ia menilai, kehadiran mereka dianggap sebagai angin segar yang mampu memodernisasi sektor pertanian di kelurahan ini.
Selain itu, pemerintah Kelurahan Maluhu memberikan dukungan penuh kepada kelompok tani, termasuk petani milenial, melalui penyediaan alat pertanian, pupuk, dan pelatihan yang relevan.
Dukungan ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Petani milenial di sini memainkan peran penting, terutama dalam membimbing kelompok dan memperkenalkan inovasi yang belum pernah diterapkan sebelumnya,” pungkas Joko. (Adv)
