Peningkatan Layanan Kesehatan dan Pengentasan Kemiskinan Jadi Fokus APBD Kukar 2025
RAHIMNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pengentasan kemiskinan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, dalam Rapat Paripurna ke-21 di DPRD Kukar, Senin (18/11/2024).
Sunggono menjelaskan, anggaran fungsi kesehatan dialokasikan sebesar Rp 1,58 triliun atau 16% dari total belanja daerah.
Alokasi tersebut mencakup biaya operasional melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik serta kebutuhan SDM di fasilitas kesehatan.
“Kami juga berkomitmen untuk mengangkat formasi PPPK Tenaga Kesehatan guna memenuhi kebutuhan di wilayah terpencil,” kata Sunggono.
Selain kesehatan, upaya pengentasan kemiskinan juga menjadi prioritas pemerintah.
Berbagai program telah dirancang untuk mendukung hal tersebut, termasuk pemerataan akses pendidikan, peningkatan keterampilan kerja, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pemerintah menyambut baik pandangan Fraksi NasDem untuk menggali sumber pendapatan baru.
Sunggono mengungkapkan bahwa sektor pariwisata, pengelolaan aset daerah, dan kemitraan strategis dengan pihak swasta akan menjadi fokus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami telah mengidentifikasi sektor-sektor potensial yang bisa meningkatkan kontribusi PAD dalam struktur APBD,” ujarnya.
Sunggono berharap pembangunan di Kukar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian target RPJMD 2021-2025. (Adv)
